oleh

Komunitas Konsumen Indonesia Kembali Mendesakan BRTI Untuk Segera Menerbitkan Regulasi SMS Penawaran

JAKARTA.OKEYBOZ.COM – Sebelum Bubar Akhir Tahun Ini, Seharusnya BRTI Menyelesaikan Regulasi SMS Penawaran,” tegas David

BRTI adalah termasuk Lembaga yang dibubarkan melalui Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2020 dan resmi dibubarkan bulan Oktober 2021 ini.

Ketua Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) Dr. David Tobing kembali mengirimkan Surat Desakan Untuk Penerbitan Regulasi SMS Penawaran dimana sebelumnya pada di September 2020 pernah mengirimkan surat serupa.  Pada tanggal 21 September 2020, BRTI menindaklanjuti surat KKI dengan mengundang pihak-pihak terkait antara lain Operator Telekomunikasi, dalam FGD untuk merumuskan hal-hal yang akan diatur.

Sangat disayangkan, sampai saat ini BRTI belum menerbitkan regulasi tersebut padahal sesuai dengan keahlian dan kewenangannya  penerbitan regulasi SMS Penawaran oleh BRTI bukanlah sesuatu yang sulit,” sesal David

Ada apa dengan BRTI ? Seharusnya BRTI memikirkan pemakai jasa telekomunikasi ? Tanya David

“Setidak-tidaknya beberapa hal yang perlu diatur demi melindungi hak privasi, akurasi dan transparasi dan hak lainnya dari pengguna jasa telekomunikasi (konsumen) antara lain : mengatur batasan konten yang termasuk dalam layanan sms penawaran, batasan waktu pengiriman kepada pengguna jasa telekomunikasi serta memberi keleluasaan kepada pengguna jasa telekomunikasi untuk tidak menerima layanan penawaran melalui sms dalam bentuk apapun dari pelaku usaha jasa telekomunikasi.

Aturan itu juga harus memperkuat  hak konsumen untuk memberikan persetujuan apakah mau menerima segala bentuk sms penawaran dari operator maupun pihak yg bekerjasama dengan operator (option in) atau tidak. Misalnya :

Baca Juga  DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Bersinergi Dengan DPP Syarikat Islam

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *