oleh

Wajib Jilbab SMKN 2 Padang Berbuntut Panjang, LBH IPPMI: Kita Siap Advokasi

OKEYBOZ.COM. JAMBI – Viralnya video pihak sekolah yang mewajibkan siswi berjilbab belum dapat diselesaikan hingga sekarang, dikabarkan pihak keluarga siswi yang merasa keberatan sudah memberikan persoalan ini kepada lawyer dan melaporkannya kepada Komnas HAM.

Sebelumnya Hendri Sutan Mandaro (Ketua IPPMI Prov. Jambi) mengatakan, ini hanyalah persoalan miskomunikasi antara sekolah dengan pemerintah. Menurutnya, aturan yang pernah dibuat oleh wali kota padang saat itu (Fauzi Bahar) hanya mewajibkan siswi muslim untuk berjilbab dan non muslim menyesuaikan.

Hingga sekarang beredar berita MENDIKBUD akan menghapus kebijakan daerah dan mencabut wajib memakai jilbab disekolah, dalam hal ini membuat IPPMI melalui LBH nya geram dan tidak terima atas keputusan tersebut jika ini benar akan dilakukan.

“inikan masalah sekolah dan aturan kesepakatan sekolah sudah lama, jika ada kesalahan dalam penerapan aturan pemeritah, seharusnya diluruskan oleh pemerintah, tidak main sanksi aja donk. Kita punya budaya tabayun untuk menyelesaikan persoalan, apalagi membabi buta meratakan persoalan ini hingga penghapusan kebijakan daerah ini sudah salah” kata Hendri Sutan Mandaro, Kamis (28/01).

Hendri mengatakan kalau kesalahan itu sebenarnya bisa diselesaikan secara baik dan bijak, tidak perlu Komnas HAM sampai dibawa-bawa keranah ini. Karena menurutnya (Hendri), belum ada sanksi juga yang diberikan pihak sekolah kepada sang murid yang keberatan memakai jilbab.

“inikan aneh ya, katanya ada pemaksaan tapi belum dihukum tuh siswinya atau dikeluarkan. Berarti sifatnya belum final donk, masih bisa dicari solusinya antara pihak sekolah dan keluarga siswi” terangya.

Baca Juga  Perkuat Sinergi Dalam Penegakan Disiplin Personel TNI-Polri, Kadiv Propam Polri Sambangi Danpuspom AD

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *